Profil dan Diskografi: Kenshi Yonezu (penyanyi)

Table of Contents
Kenshi Yonezu (米津玄師) merupakan penyanyi dan penulis lagu asal Jepang, Ia mulai merilis musik Vocaloid dengan nama panggung Hachi (ハチ) pada tahun 2009. Pada tahun 2012, Yonezu debut dengan nama aslinya merilis musik dengan suaranya sendiri, mengukuhkan dirinya sebagai penyanyi solo sekaligus musisi multitalenta yang tidak hanya menulis dan menggubah lagu, tetapi juga terlibat dalam ilustrasi serta konsep visual karyanya.

Profil

Nama:
Kenshi Yonezu (米津玄師)
Tempat Tanggal Lahir:
Tokushima, 10 Maret 1991
Tahun Aktif:
2009-sekarang
Genre:
J-Pop, Rock, indie pop, R&B, Electronica
Label:
SME Records (2019-sekarang)
Sony Music Records (2016-2019)
Universal Sigma (2013-2015)
BALLOOM (2012)
Situs Web:
reissuerecords.net
Sosial Media:
X (Twitter) | Instagr niam | YouTube 

Singel Yonezu tahun 2018 "Lemon" menjadi hit terbesarnya di Jepang, menduduki puncak tangga lagu Billboard Japan Hot 100 akhir tahun selama dua tahun berturut-turut (2018–2019). Lagunya tahun 2022 "Kick Back" adalah singelnya yang paling sukses hingga saat ini di luar Jepang, debut di tangga lagu internasional termasuk UK Rock & Metal Singles dan US Hot Rock & Alternative Songs, disertifikasi Platinum oleh RIAA untuk 1.000.000 kopi terjual di Amerika Serikat, menjadi lagu pertama dengan lirik Jepang yang mencapainya.

Biografi

Karier awal

Lahir di Tokushima,Yonezu merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan orang lain, terutama dengan ayahnya. Ia biasanya merasa bahwa ibunya adalah satu-satunya orang yang benar-benar memahaminya. Pada usia 20 tahun, Yonezu didiagnosis mengalami autisme fungsional tinggi.

Perkenalan pertamanya dengan musik dimulai pada tahun 2006, saat ia duduk di tahun kedua sekolah menengah pertama. Yonezu bersama Hiroshi Nakajima membentuk sebuah band bernama Late Rabbit Edda untuk tampil di festival budaya sekolah. Yonezu berperan sebagai vokalis, penulis lagu, dan sesekali gitaris, sementara Nakajima menjadi gitaris. Pada akhir tahun 2007, ia membuat sebuah situs web untuk band tersebut, tempat ia mengunggah lirik lagu dan novel pendek.

Yonezu menulis lagu-lagu untuk band itu dan mengunggah 24 lagu orisinal ke situs berbagi video Nico Nico Douga antara April 2008 hingga Maret 2009. Tidak satu pun lagu tersebut mendapat perhatian besar, dengan lagu yang paling banyak ditonton, "Beelzebub" hanya meraih sekitar 23.000 penayangan. Pada periode ini, Yonezu juga membuat blog yang ia beri nama Tekitō Edda (適当EDDA).

Setelah lulus SMA, Yonezu pindah ke Osaka dan bersekolah di institusi seni rupa. Ia mulai mengunggah lagu menggunakan perangkat lunak Vocaloid Hatsune Miku, yang kemudian menjadi populer. Lagu tahun 2009 berjudul "Musunde Hiraite Rasetsu to Mukuro" (結ンデ開イテ羅刹ト骸) menjadi lagu pertamanya yang menembus satu juta penayangan di situs tersebut. Yonezu mengunggah lebih dari 30 lagu, tetapi kemudian menghapusnya ketika karya-karya Vocaloid miliknya mulai dikenal luas. Ia mengganti nama blognya menjadi Denshi-chō Hachibangai (電子帖八番), yang kemudian terpilih sebagai salah satu dari lima blog penerima Diamond Award pada WebMoney Awards 2009.

Pada Desember 2009, lagu Yonezu berjudul "Clock Lock Works" dimasukkan ke dalam album kompilasi Exit Tunes berjudul Supernova, menandai pertama kalinya karyanya tampil dalam album tersebut. Pada Januari 2010, "Musunde Hiraite Rasetsu to Mukuro" juga dimasukkan ke dalam Vocalolegend feat. Hatsune Miku, album kompilasi Exit Tunes kedua yang berhasil menembus 10 besar tangga Oricon.

Tahun 2010, Yonezu merilis dua album yang diproduksi sendiri: Hanataba to Suisou pada Februari dan Official Orange pada November. Antara 2010 hingga 2011, lagu-lagunya kerap dimasukkan ke dalam berbagai album Exit Tunes, termasuk Vocalonexus feat. Hatsune Miku, yang menjadi album Vocaloid kedua yang menduduki peringkat pertama tangga album Oricon.

Karya-karyanya juga digunakan dalam gim Hatsune Miku: Project DIVA Extend (2011) dan Hatsune Miku: Project DIVA F (2012), serta dalam konser Hatsune Miku: Miku no Hi Dankanshasai (2012), yang menjadi DVD/Blu-ray pertama dari penyanyi virtual yang berhasil meraih posisi nomor satu.Di akun Nico Nico milik Hachi, tujuh lagunya telah ditonton lebih dari satu juta kali,termasuk "Matryoshka", yang pada tahun 2012 telah mencapai 5 juta penayangan.

Pada April 2010, Yonezu bergabung dengan kolektif animasi Minakata Kenkyūjo (南方研究所), sebuah kelompok yang telah bekerja sama dengannya sejak video "Clock Lock Works" pada November 2009. Pada 23 Januari 2011, Yonezu mengunggah video Vocaloid terakhirnya untuk jangka waktu sekitar tiga tahun.

Band Late Rabbit Edda tetap aktif hingga tahun 2010. Mereka kemudian mengganti nama menjadi Ernst Eckman dan menambahkan seorang drummer bernama Sumimoto ke dalam formasi. Dengan nama Ernst Eckman, mereka merilis satu lagu di MySpace berjudul "Oborozuki to Sono Kousatsu" (オボロヅキとその考察). Namun, Yonezu merasa bahwa ia tidak cocok bekerja dengan orang lain dan akhirnya memutuskan untuk berkarya sendiri, fokus secara eksklusif pada musik Vocaloid, serta meninggalkan ambisinya untuk menjadi bagian dari sebuah band.

Debut major label

Pada Maret 2011, Yonezu bersama tujuh musisi lainnya mendirikan Balloom, sebuah label musik independen yang ditujukan bagi musisi internet untuk memperluas peluang berkarya mereka. Album pertamanya, Diorama, dirilis pada 16 Mei 2012. Album ini debut di peringkat ke-6 dan terjual lebih dari 45.000 kopi, menjadikannya rilisan terbesar Balloom hingga saat itu. Diorama juga menjadi salah satu pemenang CD Shop Awards ke-5, sebuah penghargaan yang ditentukan melalui pemungutan suara oleh staf toko musik.

Yonezu kemudian bergabung dengan label major Universal Sigma dan melakukan debutnya pada Mei 2013 dengan single "Santa Maria". Ia menyebutkan bahwa langkah ini diambil agar dapat bekerja bersama para musisi yang memiliki visi dan pendekatan serupa dengannya. Pada 28 Oktober 2013, Yonezu merilis lagu Vocaloid pertamanya setelah dua setengah tahun, "Donut Hole" (ドーナツホール), yang menggunakan format band live dan vokal Gumi.

Album keduanya, Yankee, dirilis pada 23 April 2014, disusul konser solo pertamanya pada 27 Juni tahun yang sama. Lagu "Eine Kleine" ditulis khusus untuk kampanye iklan Tokyo Metro. Popularitas Yonezu terus meningkat melalui album Bremen dan Bootleg. Didukung oleh single-hit seperti "Uchiage Hanabi", "Loser", "Orion", dan "Peace Sign", album Bootleg meraih penghargaan Album of the Year pada 60th Japan Record Awards. Pada November 2017, ia memulai tur "fogbound" yang terdiri dari 22 pertunjukan.

Pada 31 Desember 2018, Yonezu tampil secara langsung di televisi untuk pertama kalinya dalam NHK Kohaku Uta Gassen ke-69, salah satu program musik paling prestisius di Jepang. Ia membawakan lagu hit tahun 2018 "Lemon" secara live dari Tokushima, menandai pertama kalinya segmen Kohaku disiarkan dari Prefektur Tokushima. Lagu "Uchiage Hanabi" dan "Paprika", yang juga diproduksi oleh Yonezu, turut ditampilkan dalam acara tersebut.

Yonezu menulis lirik lagu "Machigaisagashi" yang dibawakan oleh Masaki Suda, dan lagu tersebut memenangkan Best Pop Video di MTV Video Music Awards Japan 2019. Dalam tangga akhir tahun Billboard Japan, "Uma to Shika" dan "Machigaisagashi" masing-masing menempati peringkat kelima dan keenam.

Pada Januari 2019, Yonezu memulai tur arena pertamanya, "When the Spine Becomes Opal", yang terdiri dari 16 pertunjukan. Tur ini juga mencakup konser luar negeri pertamanya di Tiongkok dan Taiwan. Ia meraih Special Award pada 61st Japan Record Awards yang digelar pada 30 Desember, sementara "Paprika" memenangkan Grand Prix. Yonezu juga ikut menulis lagu "Kite" untuk boyband Jepang Arashi, yang digunakan sebagai lagu tema liputan NHK untuk Olimpiade Musim Panas 2020.

Pada Februari 2020, Yonezu membatalkan tur "HYPE" yang berjumlah 20 pertunjukan akibat pandemi COVID-19. Pada 7 Agustus 2020, ia tampil dalam acara Fortnite Party Royale, membawakan lagu-lagu dari album terbarunya Stray Sheep (2020) yang dirilis dua hari sebelumnya. Pada Desember tahun itu, ia menjadi salah satu dari lima penerima Special Achievement Award di 62nd Japan Record Awards ke-62.

Pada Januari 2021, Yonezu merilis "Daydream" sebagai lagu tema program berita NTV News Zero, dan pada April merilis "Pale Blue" sebagai lagu tema drama TBS Rikokatsu. Tahun 2022, Yonezu merilis "Kick Back" yang digunakan sebagai lagu pembuka anime Chainsaw Man, serta "M87" sebagai lagu penutup film tokusatsu Shin Ultraman. Tur arena "HENSHIN" yang terdiri dari 10 pertunjukan dimulai pada September tahun tersebut.

Pada 2023, Yonezu merilis single ,Tsuki wo Miteita - Moongazing" sebagai lagu tema gim Final Fantasy XVI, serta "Spinning Globe" sebagai lagu tema film The Boy and the Heron karya Hayao Miyazaki. Miyazaki secara khusus meminta Yonezu setelah mendengar anak-anak menyanyikan lagu "Paprika" di sebuah taman kanak-kanak yang dikelola Studio Ghibli. Saat mendengar lagu yang telah selesai, Miyazaki dilaporkan menangis. Yonezu menyebut pengalaman tersebut sebagai kehormatan terbesar dalam hidupnya. Tur "Fantasy" tahun 2023, yang terdiri dari 24 konser, dimulai pada April.

Album studio keenam Yonezu, Lost Corner, dirilis pada 21 Agustus 2024. Album ini menjadi album terpanjangnya dengan total 20 lagu. Pada 31 Desember 2024, Yonezu tampil secara spesial di NHK Kohaku Uta Gassen ke-75, membawakan "Sayonara, Mata Itsuka!", lagu yang ia tulis untuk program televisi The Tiger and Her Wings.

Pada Januari 2025, Yonezu memulai tur terbesarnya hingga saat ini, tur "JUNK" yang terdiri dari 26 pertunjukan. Sebanyak sekitar 350.000 orang menghadiri konser domestiknya di Jepang, dengan total penonton mencapai 440.000 secara keseluruhan. Tur "JUNK" juga mencakup tur dunia pertamanya, dengan konser di Shanghai, Taipei, Seoul, Paris, London, Los Angeles, dan New York City. Yonezu mengungkapkan bahwa dirinya merasa "sangat terharu karena disambut dengan begitu penuh antusias".

Pada 5 Maret 2025, Yonezu berkolaborasi dengan juara seluncur indah Olimpiade dua kali, Yuzuru Hanyu, yang menampilkan program skating khusus untuk video musik lagu "BOW AND ARROW", yang digunakan sebagai lagu pembuka anime Medalist. Pada 21 April, NetEase Cloud Music menobatkan Yonezu sebagai artis Jepang dengan jumlah pemutaran terbanyak dalam sejarah 12 tahun platform tersebut, dengan total lebih dari 5,5 miliar kali pemutaran.

Menutup tahun 2025, kesuksesan Kenshi Yonezu berlanjut dengan lagu "IRIS OUT", yang digunakan sebagai lagu tema film Chainsaw Man: The Movie - Reze Arc. Lagu ini meraih sambutan luar biasa sejak perilisannya, mendominasi berbagai tangga lagu streaming Jepang dan internasional serta memperkuat posisi Yonezu sebagai musisi dengan pengaruh global di ranah musik anime. Popularitas IRIS OUT mencapai puncaknya pada akhir tahun ketika Yonezu menampilkan lagu tersebut dalam NHK Kohaku Uta Gassen, dengan penampilan yang disebut sensasional berkat atmosfer gelap, emosional, dan visual yang kuat, selaras dengan dunia Chainsaw Man.

Gaya Musik & Visual

Yonezu menulis dan menggubah seluruh musiknya sendiri. Dalam karya-karya Vocaloid serta album independennya Diorama, ia juga mengaransemen, memprogram, melakukan mixing, dan memainkan seluruh instrumen seorang diri. Setelah bergabung dengan Universal, Yonezu mulai bekerja bersama sebuah band untuk membawakan musiknya secara live.

Ia menyebut band Jepang BUMP OF CHICKEN, ASIAN KUNG-FU GENERATION, dan RADWIMPS sebagai pengaruh besar dalam musiknya, sementara penulis Jepang Kenji Miyazawa dan Yukio Mishima sangat memengaruhi lirik-liriknya. Sebagai ilustrator, Yonezu mengaku terinspirasi oleh karya ilustrasi Edward Gorey. Ia umumnya menggubah lagu menggunakan gitar, namun terkadang juga memakai drum untuk mengembangkan melodi.

Yonezu memisahkan karier musiknya ke dalam dua jalur, merilis musik Vocaloid dengan nama Hachi, dan merilis musik dengan suaranya sendiri menggunakan nama asli Kenshi Yonezu. Menurutnya, musik yang dibuat sebagai Hachi diciptakan khusus untuk komunitas Nico Nico Douga, sementara lagu-lagu atas nama Kenshi Yonezu tidak memiliki keterikatan sekuat itu. Meski awalnya ia tidak ingin merekam ulang lagu Vocaloid-nya dalam sesi album Diorama (2012), perbedaan antara karya Hachi dan Kenshi Yonezu mulai memudar saat pengerjaan album Yankee (2014), hingga akhirnya ia merekam versi self-cover dari lagu "Donut Hole".

"Suna no Wakusei" (砂の惑星, judul inggris: DUNE) merupakan lagu yang digubah dan diaransemen oleh Hachi setelah lama absen dari skena musik Vocaloid sejak karya sebelumnya, "Donut Hole". Lagu ini menjadi lagu tema Hatsune Miku Magical Mirai 2017 dan dimuat dalam Magical Mirai 2017 Official Album. Lagu tersebut masuk ke Hall of Legend di Niconico dan dengan cepat melampaui satu juta penayangan di YouTube tak lama setelah diunggah.

Selain berkarya untuk dirinya sendiri, Yonezu juga beberapa kali bekerja sebagai produser untuk musisi lain. Lagu pertama yang ia gubah dan aransemen adalah "Nilgiri" (ニルギリ) milik penyanyi internet Lasah pada tahun 2010. Ia kemudian menggubah dan memproduksi lagu "Escape Game" (エスケープゲーム) untuk penyanyi anisong LiSA, yang dirilis dalam mini album Letters to U (2011). Pada tahun 2013, ia juga mengerjakan remix lagu tema penutup anime Anohana, "Secret Base (Kimi ga Kureta Mono) (Those Dizzy Days Ver.)".

Meskipun memulai karier solonya pada tahun 2012, Yonezu tidak menggelar pertunjukan live selama dua tahun pertama. Konser pertamanya baru dijadwalkan pada 27 Juni 2014, dua bulan setelah perilisan album Yankee. Yonezu mengilustrasikan sendiri seluruh video Nico Nico Douga pada masa awal kariernya, menggunakan scanner atau pen tablet untuk menggambar visual.

Sejak orang tuanya membelikan komputer saat ia berusia 10 tahun, Yonezu telah membuat dan mengunggah animasi flash untuk lagu-lagu BUMP OF CHICKEN ke internet. Ia terus mengerjakan ilustrasi untuk album Diorama, termasuk video musik dan sampul album, yang ia buat sendiri dengan bantuan rekan-rekannya dari Minakata Kenkyujo. Rilisan-rilisannya di bawah Universal juga menampilkan karya ilustrasinya sendiri. 

Yonezu terutama menggunakan Adobe Photoshop Elements, Adobe After Effects, dan Corel Painter Essentials untuk animasi. Ilustrasinya mulai dimuat secara rutin di majalah musik Rockin’On Japan sejak edisi Agustus 2013 melalui rubrik berjudul Kaijuu Zukan (かいじゅうずかん), yang menampilkan makhluk-makhluk fiktif ciptaannya.

Dalam proses penciptaan lagu, Yonezu menggunakan perangkat lunak musik Cakewalk Sonar. Saat mulai membuat musik Vocaloid, ia memakai Vocaloid 2 dan secara eksklusif menggunakan vokal Hatsune Miku. Namun pada tahun 2010, ia juga mulai menggunakan Megurine Luka dan Gumi. Album Hanataba to Suisou hanya menampilkan Hatsune Miku, sementara Official Orange menampilkan Hatsune Miku, Megurine Luka, Gumi, serta vokal Yonezu sendiri dalam lagu "Yuuen Shigai" (遊園市街).

Dalam sebuah program radio, Yonezu menyebut lagu "MOTHER" karya Susumu Hirasawa, yang ia dengarkan sebelum usia 18 tahun saat memulai karier musiknya, sebagai "salah satu lagu yang mengubah hidup saya". Ia juga mengatakan, "Semua lagu Susumu Hirasawa memiliki musikalitas yang belum pernah saya dengar sebelumnya, dan saya sangat dipengaruhi olehnya."

Diskografi 

Studio Albums

  1. [2012.05.06] diorama
  2. [2014.04.23] YANKEE
  3. [2015.10.07] Bremen
  4. [2017.11.01] BOOTLEG
  5. [2020.08.05] STRAY SHEEP
  6. [2024.08.21] LOST CORNER

Vocaloid Albums

  1. [2010.02.07] Hanataba to Suiso (花束と水葬; Bouquets and Sea Burials) (as HACHI)
  2. [2010.11.14] Official Orange (as HACHI)

Singles

  1. [2013.05.29] Santa Maria
  2. [2013.10.23] MAD HEAD LOVE / Poppin' Apathy (MAD HEAD LOVE / ポッピンアパシー)
  3. [2015.01.14] Flowerwall
  4. [2015.09.02] Unbelievers (アンビリーバーズ)
  5. [2016.09.28] LOSER / Number Nine (LOSER / ナンバーナイン)
  6. [2017.02.15] orion
  7. [2017.06.21] Peace Sign (ピースサイン)
  8. [2018.03.14] Lemon
  9. [2018.10.31] Flamingo / TEENAGE RIOT
  10. [2019.09.11] Uma to Shika (馬と鹿; Horse and Deer)
  11. [2021.06.16] Pale Blue
  12. [2022.05.18] M Hachiju-Nana (M八七)
  13. [2022.11.23] KICK BACK
  14. [2023.07.26] Chikyuugi (地球儀 Spinning Globe)
  15. [2025.06.11] Plazma / BOW AND ARROW
  16. [2025.09.24] IRIS OUT / JANE DOE

Digital Singles

  1. [2010.07.19] Wonderland to Hitsuji no Uta (ワンダーランドと羊の歌; Song of a Wonderland and Sheep) (as HACHI)
  2. [2012.02.20] Go Go Yureisen (ゴーゴー幽霊船; Go Go Ghost Ship)
  3. [2012.03.15] Vivi
  4. [2012.04.05] Koi to Byonetsu (恋と病熱; Love and Fever)
  5. [2014.xx.xx] Living Dead Youth (リビングデッド・ユース)
  6. [2014.xx.xx] Eine Kleine (アイネクライネ; A little)
  7. [2015.xx.xx] Fluorite (フローライト)
  8. [2015.xx.xx] Hope Land (ホープランド)
  9. [2017.xx.xx] Haiiro to Ao (灰色と青; Gray and Blue) (featuring Suda Masaki)
  10. [2019.06.03] Umi no Yurei (海の幽霊; Spirits of the Sea)
  11. [2020.02.03] Paprika (パプリカ)
  12. [2022.02.07] POP SONG
  13. [2023.03.21] LADY
  14. [2023.06.26] Tsuki wo Miteita (月を見ていた; Moongazing)
  15. [2024.04.08] Sayounara Mata Itsuka! (さよーならまたいつか!)
  16. [2024.05.27] Mainichi (毎日)
  17. [2024.11.18] Azalea
  18. [2025.10.13] 1991
Kyokuzora
Kyokuzora Teruslah bernafas~

Posting Komentar