Yorushika - Plover / Lirik, Makna, Terjemahan
Table of Contents
Plover (Chidori) merupakan lagu milik duo grup asal Jepang, Yorushika. Lagu ini dirilis pada 4 Maret 2026 dalam album digital terbaru mereka Ninshou, bersamaan dengan video musiknya dirilis di YouTube.
Official MV
Lyrics & Romaji
風がおもてで呼んでいる
呼んでいる
さぁ行こう海を脱いで
あなたと私 ちょうどいい昼間
› Kaze ga omote de yonde iru
› Yonde iru
› Saa yukou umi wo nuide
› Anata to watashi choudo ii hiruma
風がおもてで呼んでいる
飛んでいる
三時半 腕を振って
千鳥足の私 不確かに
今日も回り道
› Kaze ga omote de yonde iru
› Tonde iru
› Sanji han ude wo futte
› Chidori ashi no watashi futashika ni
› Kyou mo mawarimichi
たぶん私は生きている
› Tabun watashi wa ikite iru
風が私を呼んでいる
鳥が私を呼んでいる
ふざけた晴れの炎天
ただ私は酔いに酔った振り
› Kaze ga watashi wo yonde iru
› Tori ga watashi wo yonde iru
› Fuzaketa hare no enten
› Tada watashi wa yoi ni yotta furi
雲が私を呼んでいる
木々が私を呼んでいる
風下からり炎天
目眩晴れ 薄い今日の月
› Kumo ga watashi wo yonde iru
› Kigi ga watashi wo yonde iru
› Kazashita karari enten
› Memai bare usui kyou no tsuki
すすきの中に立っている
ふいに吹く青風 雲の稜線
私このまま死んでしまいそうだな
› Susuki no naka ni tatte iru
› Fui ni fuku aokaze kumo no ryou sen
› Watashi kono mama shinde shimai sou da na
風がおもてで呼んでいる
泣いている
さぁ行こう東風を脱いで
千鳥足の二人 俯瞰一面の花吹雪
› Kaze ga omote de yonde iru
› Naite iru
› Saa yukou kochi wo nuide
› Chidori ashi no futari fukan ichimen no hana fubuki
たぶんあなたも生きている
› Tabun anata mo ikite iru
風が私を呼んでいる
晴れも私を呼んでいる
ふざけた雨の曇天でさえ
私は酔いに酔った振り
› Kaze ga watashi wo yonde iru
› Hare mo watashi wo yonde iru
› Fuzaketa ame no donten de sae
› Watashi wa yoi ni yotta furi
雲が私を呼んでいる
木々が私を呼んでいる
風下からり晴天
目眩晴れ 白い蘭の月
› Kumo ga watashi wo yonde iru
› Kigi ga watashi wo yonde iru
› Kazashita karari seiten
› Memai bare shiroi ran no tsuki
風をあなたが呼んでいる
私の風を呼んでいる
ふざけた晴れの炎天
行こう、私は酔いに酔った振り
› Kaze wo anata ga yonde iru
› Watashi no kaze wo yonde iru
› Fuzaketa hare no enten
› Ikou, watashi wa yoi ni yotta furi
私が風を呼んでいる
木々よ叫べと呼んでいる
風下からり炎天
目眩晴れ 薄い今日の月
› Watashi ga kaze wo yonde iru
› Kigi yo sakebe to yonde iru
› Kazashita karari enten
› Memai bare usui kyou no tsuki
Terjemahan Indonesia
Angin memanggil di luar
Ia memanggil
Ayo pergi, terbang melintasi lautan
Kau dan aku, di siang hari yang sempurna
Angin memanggil di luar
Ia terbang
Pukul setengah empat, sambil mengayunkan lengan
Aku berjalan terhuyung-huyung, merasa ragu,
Aku kembali mengambil jalan memutar hari ini
Mungkin aku masih hidup
Angin memanggilku
Burung-burung memanggilku
Sangat cerah di tengah terik matahari
Aku hanya berpura-pura mabuk berat
Awan memanggilku
Pepohonan memanggilku
Di arah angin, udara terasa segar di tengah terik matahari
Di langit yang sangat cerah, bulan tampak tipis hari ini
Aku berdiri di padang rumput pampas
Angin sepoi-sepoi tiba-tiba, garis punggung awan
Aku merasa seperti akan mati seperti ini
Angin memanggil di luar
Ia menangis
Ayo pergi, terbang mengikuti angin timur
Kita berdua terhuyung-huyung, di tengah bunga berterbangan di sekeliling
Mungkin kau juga masih hidup
Angin memanggilku
Langit cerah juga memanggilku
Bahkan di bawah langit berawan dengan hujan yang sangat deras
Aku berpura-pura mabuk berat
Awan memanggilku
Pepohonan memanggilku
Di arah angin, udara terasa segar di hari yang cerah
Di langit yang sangat cerah, bulan seperti anggrek putih
Kau memanggil angin
Kau memanggil anginku
Sangat cerah di tengah terik matahari
Ayo pergi, dengan diriku yang berpura-pura mabuk berat
Aku memanggil angin
Aku memanggil pohon-pohon untuk berteriak
Di arah angin, udara terasa segar di tengah terik matahari
Di langit yang sangat cerah, bulan tampak tipis hari ini
English Translations (Official)
The wind is calling outside.
It’s calling.
Let’s go, taking off the ocean.
You and me, in the perfect daytime.
The wind is calling outside.
It’s flying.
At half-past three, swinging my arms,
I walk with a stagger, feeling uncertain,
I make a detour again today.
I guess I’m alive.
The wind is calling me.
The birds are calling me.
It’s rediculously sunny in blazing heat.
I just pretend to be totally drunk.
The clouds are calling me.
The tress are calling me.
Downwind, the air is crisp in blazing heat.
In the dizzyingly sunny sky, the moon is thin today.
I’m standing in the pampas grass.
A sudden breeze. Ridgelines of clouds.
I feel like I might just die like this.
The wind is calling outside.
It’s crying.
Let’s go, taking off the east wind.
Two of us with staggers, in a shower of blossoms all around.
I guess you’re alive too.
The wind is calling me.
The sunny sky is also calling me.
Even under the cloudy sky with ridiculous rain,
I pretend to be totally drunk.
The clouds are calling me.
The trees are calling me.
Downwind, the air is crisp on a clear day.
In the dizzyingly sunny sky, the moon is like a white orchid.
You’re calling the wind.
You’re calling my wind.
It’s rediculously sunny in blazing heat.
Let’s go, with me pretending to be totally drunk.
I’m calling the wind.
I’m calling the trees to scream.
Downwind, the air is crisp in blazing heat.
In the dizzyingly sunny sky, the moon is thin today.
Makna lagu Yorushika - Chidori
Lagu "Chidori" menceritakan tentang hidup yang terasa limbung, tapi tetap bergerak. Judulnya sendiri menyimpan makna simbolis yang kuat. Chidori (千鳥) secara harfiah berarti burung plover, burung kecil yang sering terlihat di tepi pantai Jepang. Dalam puisi klasik Jepang, burung ini kerap melambangkan kesepian, jarak, dan suasana melankolis karena suaranya yang terdengar sendu di antara deburan ombak.
Namun dalam bahasa Jepang modern, ada idiom 'chidori ashi' (千鳥足) yang berarti langkah sempoyongan seperti orang mabuk. Istilah ini muncul karena gerakan burung plover yang kecil dan zig-zag ketika berlari di pasir. Dari sanalah lahir makna kiasan tentang langkah yang goyah dan tidak stabil. Di lagu ini, makna tersebut terasa sangat relevan.
Sang tokoh berjalan terhuyung-huyung, merasa ragu, dan berulang kali menyebut dirinya berpura-pura mabuk. Bingung, goyah, dan tidak sepenuhnya yakin dengan arah hidupnya. Langkah yang sempoyongan menjadi metafora perjalanan hidup yang tidak lurus.
Angin yang terus memanggil dari luar bisa dimaknai sebagai suara dunia, takdir, alam, atau bahkan suara hati yang mendorong untuk terus bergerak. Kadang angin itu terbang, kadang menangis. Kadang langit sangat cerah sampai terasa berlebihan, kadang hujan deras mengguyur. Hidup datang dalam berbagai bentuk, tak selalu nyaman, tak selalu lembut.
Di tengah semua itu, muncul kalimat sederhana 'mungkin aku masih hidup' dan 'mungkin kau juga masih hidup.' Seolah hidup itu sendiri terasa samar. Kita berjalan, bernafas, bergerak tetapi apakah kita benar-benar hidup dengan utuh?
Berdiri di padang rumput pampas, melihat garis awan, bulan tipis di langit yang terlalu cerah, semuanya menciptakan kontras antara keindahan alam dan kegoyahan batin. Ada momen ketika tokoh merasa seperti bisa mati begitu saja.
Lagu inj menjadi cerminan tentang hidup yang tidak pernah benar-benar stabil. Kita mungkin berjalan seperti burung plover, kecil, cepat, zig-zag, kadang tampak tidak terarah. Kita mungkin merasa mabuk oleh keadaan, berpura-pura kuat, atau mencoba menertawakan rasa sakit. Tapi selama masih bisa merasakan angin, melihat bulan, dan mendengar panggilan dunia, kita masih hidup. Dan mungkin, seperti langkah chidori itu, hidup memang tidak harus lurus untuk tetap bermakna.
Rincian lagu
Title:
Plover (千鳥; Chidori)
Artist:
Album:
Ninshou (二人称)
Release:
2026.03.04
Lyricist:
n-buna
Music:
n-buna
Tie up:
-

Posting Komentar