Uru - Sasurai no Uta / Lirik, Makna, Terjemahan

Table of Contents
Sasurai no Uta merupakan lagu milik penyanyi-penulis lagu Jepang, Uru. Lagu ini dirilis pada 18 Februari 2026 dalam album terbarunya 'tone', video musiknya dirilis pada 19 Maret 2026 di YouTube.

Official MV

Lyrics & Romaji

踵を引きずって歩く
夕方5時過ぎ 目抜き通り
すれ違う人の波が
粒のようにざらついて
› Kakato wo hikizutte aruku
› Yuugata goji sugi menuki doori
› Surechigau hito no nami ga
› Tsubu no you ni zaratsuite

流れるように辿り着く
いつもの喫茶店の片隅
たった一枚のガラスを隔てた先の
別世界を眺めていた
› Nagareru you ni tadoritsuku
› Itsu mono kissaten no katasumi
› Tatta ichimai no garasu wo hedateta saki no
› Betsu sekai wo nagameteita

何もない 何もない
僕は今 溶けていくよ
どうせなら型に流して
新しく作れやしないかな
› Nani mo nai nani mo nai
› Boku wa ima tokete yuku yo
› Douse nara kata ni nagashite
› Atarashiku tsukure ya shinai kana

それでも それでも
僕はまたここにいるんだろう
濡れたグラス 氷の隙間
薄くなったコーヒーを啜る
さすらいの唄
› Soredemo soredemo
› Boku wa mata koko ni irun darou
› Nureta gurasu koori no sukima
› Usuku natta koohii wo susuru
› Sasurai no uta

あれほど吐き出したかった
言葉も情熱も涙も
あったはずの場所にはもう見当たらなくて
違う誰かの元にでも
引っ越したんだろうか
› Are hodo hakidashitakatta
› Kotoba mo jounetsu mo namida mo
› Atta hazu no basho ni wa mou miataranakute
› Chigau dareka no moto ni demo
› Hikkoshitan darou ka

何がしたかったの
僕はどこに行きたかったの
純白の少年と物語の続きを描くように
目を閉じてみる
› Nani ga shitakatta no
› Boku wa doko ni ikitakatta no
› Junpaku no shounen to monogatari no tsuzuki wo egaku you ni
› Me wo tojite miru

何もない 何もない
僕はただ 自由なんだよ
どうせなら翼でも生えて
飛び回れたりはしないかな
› Nani mo nai nani mo nai
› Boku wa tada jiyuu nan da yo
› Douse nara tsubasa demo haete
› Tobimaware tari wa shinai kana

それでも それでも
僕はまた願ってしまうんだろう
明日はきっと違う味がすると
薄くなったコーヒーを啜る
さすらいの唄
› Soredemo soredemo
› Boku wa mata negatte shimaun darou
› Ashita wa kitto chigau aji ga suru to
› Usuku natta koohii wo susuru
› Sasurai no uta

Terjemahan Indonesia 

Aku berjalan menyeret tumitku
Lewat jam lima sore, di jalan utama
Lautan orang yang berpapasan
Terasa kasar seperti butiran pasir

Seolah mengalir begitu saja sampai ke sana
Di sudut kedai kopi langganan
Di balik selembar kaca yang memisahkan
Aku memandangi dunia lain

Tak ada apa-apa, tak ada apa-apa
Kini aku melebur
Jika memang begitu, andai dituangkan saja ke dalam cetakan
Apa aku bisa dibuat ulang menjadi baru?

Meski begitu, meski begitu
Aku mungkin akan tetap berada di sini lagi
Gelas yang basah, celah di antara es batu
Menyeruput kopi yang sudah hambar
Lagu pengembara

Padahal dulu aku ingin mengeluarkannya
Kata-kata, gairah, dan air mata
Di tempat yang seharusnya ada, kini tak kutemukan lagi
Mungkin semuanya sudah pindah
Ke tempat orang lain

Apa yang sebenarnya ingin kulakukan?
Ke mana sebenarnya aku ingin pergi?
Seakan menggambar kelanjutan kisah bersama bocah yang masih putih murni itu
Aku mencoba memejamkan mata

Tak ada apa-apa, tak ada apa-apa
Aku hanya bebas saja
Kalau memang begitu, andai bisa tumbuh sayap
Apa aku bisa terbang ke mana-mana?

Meski begitu, meski begitu
Aku mungkin akan tetap berharap lagi
Bahwa besok pasti rasanya akan berbeda
Sambil menyeruput kopi yang sudah hambar
Lagu pengembara

Makna lagu Uru - Sasurai no Uta 

Lagu "Sasurai no Uta" menceritakan tentang kehampaan, kehilangan arah, dan hidup yang jalan terus meski hati sudah kosong. Sang tokoh dalam lagu ini digambarkan berjalan sore hari sambil menyeret tumit, mengisyaratkan bahwa dia telah lelah baik fisik maupun batin. Keramaian orang-orang yang lewat malah terasa seperti butiran kasar, menandakan dunia di sekitarnya terasa dingin, asing, dan tidak nyaman. 

Ia masuk ke kedai kopi langganan, duduk di sudut, menatap keluar lewat kaca seolah melihat dunia lain. Kaca itu jadi simbol pemisah, ia ada di sini, tapi jiwanya terasa jauh dari kehidupan nyata.

Bagian 'tak ada apa-apa' diulang, menegaskan rasa kosong yang sangat dalam. Ia merasa dirinya melebur seolah identitasnya runtuh. Ada keinginan untuk dicetak ulang menjadi baru, sebuah harapan kecil untuk memulai ulang hidup, menjadi orang lain, atau setidaknya menjadi versi dirinya yang lebih baik. Namun kalimatnya tetap berbentuk pertanyaan, jadi harapan itu pun terdengar rapuh, seperti seseorang yang bahkan tidak yakin ia bisa berubah.

Di sisi lain, meski merasa hampa, ia tetap kembali melakukan hal yang sama, menyeruput kopi hambar, duduk di tempat yang sama, mengulang rutinitas. Kopi yang hambar menggambarkan hidup yang kehilangan rasa. Tapi ia masih bertahan, walau tanpa tujuan jelas. Itulah kenapa judulnya 'Sasurai no Uta' (Lagu pengembara), bukan pengembara yang gagah tapi pengembara yang tersesat.

Dulu ia ingin mengeluarkan semuanya, kata-kata, semangat, air mata, tapi sekarang semua itu seolah sudah hilang entah ke mana. Seperti perasaan dan gairah hidupnya sudah pindah ke orang lain. Ini menggambarkan kondisi mental ketika seseorang sudah terlalu lama menahan beban sampai akhirnya mati rasa.

Namun lagu ini tidak sepenuhnya gelap. Ada bagian 'aku hanya bebas saja' dan 'andai punya sayap' yang menunjukkan meskipun kosong, ia masih punya sedikit keinginan untuk lepas, untuk terbang, untuk keluar dari hidup yang menekan. Dan pada akhirnya, ia tetap berharap esok akan terasa berbeda. Harapan itu kecil namun tetap ada, dan justru itu yang membuat lagunya terasa manusiawi.

"Sasurai no Uta" adalah lagu tentang seseorang yang kehilangan arah dan kehilangan rasa, tetapi masih bertahan hidup dengan harapan tipis bahwa suatu hari semuanya akan berubah.

Rincian lagu

Title:
Sasurai no Uta (さすらいの唄)
Artist:
Uru
Album:
tone
Release:
2026.02.18
Lyricist:
Uru
Music:
Uru
Tie up:
-
Kyokuzora
Kyokuzora Teruslah bernafas~

Posting Komentar