Yorushika - Spring Thief / Lirik, Makna, Terjemahan
Table of Contents
Haru Dorobou (Spring Thief) merupakan lagu milik duo grup Jepang, Yorushika. Lagu ini dirilis pada 9 Januari 2021 di berbagai plarform musik digital, versi fisiknya dimasukkan ke dalam mini album 'Creation' yang dirilis pada 27 Januari 2021. Lagu Haru Dorobou digunakan sebagai lagu CM Taisei Corporation untuk Myanmar pada bulan Maret 2020.
Official MV
Lyrics & Romaji
高架橋を抜けたら雲の隙間に青が覗いた
最近どうも暑いからただ風が吹くのを待ってた
› Koukakyou wo nuketara kumo no sukima ni ao ga nozoita
› Saikin doumo atsui kara tada kaze ga fuku no wo matteta
木陰に座る
何か頬に付く
見上げれば頭上に咲いて散る
› Kokage ni suwaru
› Nanika hoo ni tsuku
› Miagereba zujou ni saite chiru
はらり、僕らもう息も忘れて
瞬きさえ億劫
さぁ、今日さえ明日過去に変わる
ただ風を待つ
だから僕らもう声も忘れて
さよならさえ億劫
ただ花が降るだけ晴れり
今、春吹雪
› Harari, bokura mou iki mo wasurete
› Matataki sae okkuu
› Saa, kyou sae ashita kako ni kawaru
› Tada kaze wo matsu
› Dakara bokura mou koe mo wasurete
› Sayonara sae okkuu
› Tada hana ga furu dake hareri
› Ima, haru fubuki
次の日も待ち合わせ
花見の客も少なくなった
春の匂いはもう止む
今年も夏が来るのか
› Tsugi no hi mo machiawase
› Hanami no kyaku mo sukunaku natta
› Haru no nioi wa mou yamu
› Kotoshi mo natsu ga kuru no ka
高架橋を抜けたら道の先に君が覗いた
残りはどれだけかな
どれだけ春に会えるだろう
› Koukakyou wo nuketara michi no saki ni kimi ga nozoita
› Nokori wa dore dake ka na
› Dore dake haru ni aeru darou
川沿いの丘、木陰に座る
また昨日と変わらず今日も咲く花に、
› Kawazoi no oka, kokage ni suwaru
› Mata kinou to kawarazu kyou mo saku hana ni,
僕らもう息も忘れて
瞬きさえ億劫
花散らせ今吹くこの嵐は
まさに春泥棒
風に今日ももう時が流れて
立つことさえ億劫
花の隙間に空、散れり
まだ、春吹雪
› Bokura mou iki mo wasurete
› Matataki sae okkuu
› Hana chirase ima fuku kono arashi wa
› Masa ni haru dorobou
› Kaze ni kyou mo mou toki ga nagarete
› Tatsu koto sae okkuu
› Hana no sukima ni sora, chireri
› Mada, haru fubuki
今日も会いに行く
木陰に座る
溜息を吐く
花ももう終わる
明日も会いに行く
春がもう終わる
名残るように時間が散っていく
› Kyou mo ai ni iku
› Kokage ni suwaru
› Tameiki wo tsuku
› Hana mo mou owaru
› Asu mo ai ni iku
› Haru ga mou owaru
› Nagoru you ni jikan ga chitte iku
愛を歌えば言葉足らず
踏む韻さえ億劫
花開いた今を言葉如きが語れるものか
› Ai wo utaeba kotobatarazu
› Fumu in sae okkuu
› Hana hiraita ima wo kotoba gotoki ga katareru mono ka
はらり、僕らもう声も忘れて
瞬きさえ億劫
花見は僕らだけ
散るなまだ、春吹雪
› Harari, bokura mou koe mo wasurete
› Matataki sae okkuu
› Hanami wa bokura dake
› Chiru na mada, haru fubuki
あともう少しだけ
もう数えられるだけ
あと花二つだけ
もう花一つだけ
ただ葉が残るだけ、はらり
今、春仕舞い
› Ato mou sukoshi dake
› Mou kazoerareru dake
› Ato hana futatsu dake
› Mou hana hitotsu dake
› Tada ha ga nokoru dake, harari
› Ima, haru jimai
Terjemahan Indonesia
Dari jembatan layang, aku melihat serpihan biru di antara awan
Selama hari-hari hangat ini, aku hanya menunggu angin berhembus
Saat kududuk di bawah naungan pohon
Ada sesuatu mendarat di pipiku
Aku melihat ke atas, bunga bermekaran dan bertebaran di atas kepalaku
Kelopak yang berterbangan membuat nafas tertahan
Bahkan mengedipkan mata terasa merepotkan
Ya, bahkan hari ini akan berubah menjadi masa lalu di hari esok
Hanya menunggu angin datang
Kini kita terdiam tanpa kata
Bahkan ucapan selamat tinggal pun terasa berat
Bunga-bunga berjatuhan di bawah langit yang cerah
Sekarang seperti badai musim semi sedang terjadi
Ku bertemu denganmu pada hari berikutnya di tempat yang sama
Tak banyak pengunjung yang melihat bunga lagi
Aroma musim semi hampir sirna
Sepertinya musim panas akan datang lagi tahun ini
Dari jembatan layang, kulihat dirimu mengintip dari ujung jalan
Ku ingin tahu berapa banyak waktu yang tersisa, ya?
Dan berapa lama lagi aku bisa melihat musim semi
Di bukit tepi sungai, aku duduk di bawah naungan pohon
Hari ini bunga-bunga tetap mekar, sama seperti kemarin
Biarkan saja ia membuat kita terengah
Bahkan mengedipkan mata terasa merepotkan
Badai ini meniup bunga-bunga berhamburan
Tentu saja itu seperti pencuri musim semi
Dan waktu kita di hari ini sudah dibawa oleh angin
Bahkan berdiri pun terasa berat
Langit biru terlihat di antara kelopak yang berhamburan
Badai musim semi masih terjadi
Hari ini pun aku akan menemuimu lagi
Duduk di bawah naungan pohon
Menghela nafas
Bunga-bunga akan segera habis
Esok pun ku akan menemuimu lagi
Musim semi akan segera berakhir
Seolah enggan, waktu berlalu dengan cepat
Tak cukup kata-kata untuk menyanyikan lagu cinta
Bahkan dengan sajak pun merepotkan
Bisakah kau menyampaikannya seperti kata-kata saat bunga mulai mekar?
Kelopak yang berterbangan membuat kita diam
Bahkan mengedipkan mata terasa merepotkan
Hanya kita berdua disini menyaksikan bunga-bunga ini
Dan aku berharap agar badai musim semi, jangan berakhir dulu
Hanya sedikit yang tersisa
Hanya segitu, bahkan aku bisa menghitungnya
Hanya dua bunga yang tersisa
Hanya satu bunga lagi
Dan kemudian hanya daun yang tersisa
Sekarang, musim semi telah berakhir
English Translations (Official)
Out of the elevated bridge, I saw blue patches between clouds.
During these warm days, I’ve been just waiting for a wind to blow.
As I sit in the shade of a tree,
something sticks to my cheek.
I look up to see blossoms in bloom and falling over me.
Fluttering petals takes our breath away.
Even blinking is a bother.
Look, even today becomes the past tomorrow.
Just wait for the wind.
So now we’re left speechless.
Even saying goodbye is a bother.
Just blossoms are fluttering down in sunlight,
now like spring confetti.
The next day we’re meeting up again.
There’re fewer people viewing blossoms.
Spring scent is about to disappear.
Seems like summer is coming again this year.
Out of the elevated bridge, I saw you at the end of the road.
I wonder how much time is left.
How much longer can I see spring?
On a riverside hill,
I sit in the shade of a tree.
Blossoms are in bloom today, not different from yesterday.
Let them take our breath away.
Even blinking is a bother.
This storm blowing off the blossoms is
literally a spring thief.
Time flies again today in the wind.
Even standing up is a bother.
Blue sky shows through the blossoms, fluttering,
still like spring confetti.
I’m going to see you again today
and sit in the shade of a tree.
I let out a sigh.
Blossoms will be gone soon.
I’m going to see you again tomorrow.
Spring will soon be over.
As if with reluctance, time flutters down.
When I sing love, I fall short of words.
Even rhyming is a bother.
To this season in bloom, I doubt words can ever do justice.
Fluttering petals leaves us speechless.
Even blinking is a bother.
Nobody but us are here for the blossoms.
Don’t go just yet, spring confetti.
For just a little longer.
Only a few are left.
Just two more flowers.
Just one more to go.
Only the leaves are left behind, fluttering.
Now, spring is over.
Makna lagu Yorushika - Haru Dorobou
Lagu "Haru Dorobou" yang secara harfiah berarti 'pencuri musim semi' adalah lagu tentang kefanaan, tentang betapa indahnya sesuatu justru karena ia tak bisa bertahan lama. Lagu ini menggunakan musim semi, bunga yang bermekaran, dan kelopak yang berjatuhan sebagai metafora waktu, perasaan, dan kebersamaan yang perlahan-lahan dicuri oleh waktu itu sendiri.
Dari awal, narasi lagu dibangun lewat pengamatan yang sangat sederhana namun intim. Dari jembatan layang, dari bawah pohon, dari bukit tepi sungai, ia hanya melihat dan menunggu. Ia tidak berusaha menahan apa pun, hanya menyadari bahwa hari-hari hangat ini akan segera berlalu. Angin yang ditunggu bukan sekadar angin biasa, melainkan simbol perubahan pertanda bahwa musim semi, dan semua yang menyertainya, sedang berada di ambang akhir.
Kelopak bunga yang berterbangan berulang kali digambarkan sebagai sesuatu yang membuat nafas tertahan dan bahkan membuat berkedip terasa merepotkan. Ini menegaskan bahwa momen yang terlalu indah sering kali membuat manusia ingin berhenti sejenak, seolah takut kehilangan satu detik pun. Namun lagu ini juga dengan jujur mengakui kenyataan pahit, hari ini pasti akan menjadi masa lalu di esok hari, seindah apa pun itu.
Hubungan antara aku dan kamu dalam lagu ini tidak dijelaskan secara eksplisit, tetapi kehadirannya terasa sangat personal. Mereka bertemu, duduk bersama di bawah naungan pohon, mengamati bunga yang sama dari hari ke hari. Namun jumlah orang yang menonton bunga semakin sedikit, aroma musim semi kian menghilang, dan musim panas mulai terasa mendekat. Ini memberi kesan bahwa kebersamaan mereka juga berada dalam batas waktu, sama seperti musim semi itu sendiri.
Istilah haru dorobou 'pencuri musim semi' menjadi simbol paling kuat dalam lagu ini. Badai angin yang merontokkan bunga adalah 'pencuri' yang mencuri keindahan tanpa bisa dicegah. Ia juga mencuri waktu, kenangan, dan mungkin perasaan yang belum sempat terucap sepenuhnya. Bahkan kata-kata pun dianggap tidak cukup untuk menyampaikan cinta, merangkai sajak terasa sia-sia di hadapan keindahan yang begitu rapuh.
Menjelang akhir, lagu ini semakin sunyi dan jujur. Bunga tinggal sedikit. Dua. Satu. Lalu hanya daun yang tersisa. Tidak ada drama besar, tidak ada penolakan hanya penerimaan yang tenang bahwa musim semi telah berakhir.
Rincian lagu
Title:
Haru Dorobou (春泥棒; Spring Thief)
Artist:
Album:
Creation (mini album)
Release:
2021.01.09 (digital)
2021.01.27 (mini album)
Lyricist:
n-buna
Music:
n-buna
Tie up:
Taisei Corporation CM song

Posting Komentar