Mone Kamishiraishi - Kiseki no You na Koto / Lirik, Makna, Terjemahan

Table of Contents
Kiseki no You na Koto merupakan lagu milik penyanyi, seiyuu, aktris Jepang, Mone Kamishiraishi. Lagu ini dirilis pada 26 November 2025 secara digital, digunakan sebagai lagu tema film anime Peleliu: Guernica of Paradise yang mulai premiere pada 5 Desember 2025 di Jepang.

Official Audio

Lyrics & Romaji

明日が来ることが
誰にでも当たり前に来ることが
愛する人の声で
目を覚ます朝が今日も来ることが
› Ashita ga kuru koto ga
› Dare ni demo atarimae ni kuru koto ga
› Aisuru hito no koe de
› Me wo samasu asa ga kyou mo kuru koto ga

それは まるで
奇跡のようなこと
そんな 日々が
あることが難しい
› Sore wa maru de
› Kiseki no you na koto
› Sonna hibi ga
› Aru koto ga muzukashii

あなたを想えること
かけがえないこと
› Anata wo omoeru koto
› Kakegae nai koto

同じ空を見上げてる
同じ月を見つめてる
真っ暗闇 瞳閉じて
同じ夢を描いている
› Onaji sora wo miageteru
› Onaji tsuki wo mitsumeteru
› Makkurayami hitomi tojite
› Onaji yume wo egaite iru

命の使い方を
正しい使い方を教えて下さい
線香花火みたい
一瞬で燃え尽きてしまうのだから
› Inochi no tsukaikata wo
› Tadashii tsukaikata wo oshiete kudasai
› Senkou hanabi mitai
› Isshun de moe tsukite shimau no dakara

散りゆく花を
惜しむように愛でる
羽ばたく鳥を
羨むように眺める
› Chiri yuku hana wo
› Oshimu you ni mederu
› Habataku tori wo
› Uranamu you ni nagameru

風揺らぐ 花曇り
微かな月夜
› Kaze yureragu hanagumori
› Kasuka na tsukiyo

命はまた巡り合う
儚く散る運命(さだめ)でも
夏の果てに 虹がかかる
約束を忘れない
› Inochi wa mata meguriau
› Hakanaku chiru sadame demo
› Natsu no hate ni niji ga kakaru
› Yakusoku wo wasurenai

瞬間(とき)を刻む
周り続ける針
脈打つ鼓動
抗うように早く
› Toki wo kizamu
› Mawari tsuzukeru hari
› Myakuutsu kodou
› Aragau you ni hayaku

夜空に煌めいた
名前のない星
› Yozora ni kirameita
› Namae no nai hoshi

愛の下に生まれたの
愛が故に散りゆくの
今 歌い継ぐ 命のうた
産声が 響いている
› Ai no moto ni umareta no
› Ai ga yue ni chiri yuku no
› Ima utaitsugu inochi no uta
› Ubugoe ga hibiite iru

歌い継ぐ 命のうた
› Utaitsugu inochi no uta

Terjemahan Indonesia 

Bahwa esok akan datang
Bahwa itu datang dengan begitu biasa pada siapa saja
Bahwa pagi di mana aku terbangun
Karena suara orang yang kucintai pun datang lagi hari ini

Semua itu
Seperti sebuah keajaiban
Memiliki hari-hari seperti itu
Ternyata hal yang tidak mudah

Bisa memikirkanmu pun
Adalah sesuatu yang tak tergantikan

Kita memandang langit yang sama,
Menatap bulan yang sama
Dalam gelap gulita, dengan mata terpejam
Kita melukis mimpi yang sama

Ajarkan padaku
Bagaimana cara menggunakan hidup ini dengan benar
Karena seperti kembang api kecil
Hidup pun bisa habis dalam sekejap

Seolah meratapi bunga yang berguguran
Aku mencintainya sepenuh hati.
Seolah iri pada burung yang mengepakkan sayap
Aku menatapnya

Angin berayun, di langit mendung berbunga
Dan bulan yang nampak samar di malam hari

Hidup akan kembali bertemu,
Meski nasibnya rapuh dan mudah gugur
Di ujung musim panas, pelangi muncul
Janji itu takkan kulupakan.

Waktu terus terukir
Jarum jam terus berputar
Detak jantung berdebar
Seolah berusaha melawan sesuatu

Di langit malam
Bintang tanpa nama berkilauan

Kita terlahir dari cinta
Dan karena cinta pula akhirnya kita gugur
Sekarang, lagu kehidupan yang terus diwariskan
Tangisan pertama kelahiran itu masih bergema

Lagu kehidupan yang terus diwariskan

Makna lagu Mone Kamishiraishi - Kiseki no You na Koto

Lagu "Kiseki no You na Koto" menceritakan tentang betapa berharganya hal-hal sederhana dalam hidup, seper5i hal-hal yang sering kita anggap biasa dan sepele, padahal sesungguhnya adalah keajaiban yang rapuh dan tidak selalu bisa kita miliki. Setiap pagi yang kita lalui, setiap suara orang yang kita cintai, setiap mimpi yang kita bagi bersama seseorang, semua itu terasa seperti sesuatu yang diberikan begitu saja, namun sebenarnya adalah anugerah yang sangat besar.

Melalui bait-baitnya, lagu ini mengajak pendengar melihat kehidupan dari sudut pandang yang lebih lembut. Tokoh dalam lagu menyadari bahwa memikirkan orang yang ia cintai saja sudah merupakan sesuatu yang tak tergantikan. Mereka berbagi langit, bulan, dan mimpi yang sama meski mungkin tidak berada di tempat yang sama.

Tema besar lagu ini adalah tentang hidup yang fana. Hidup digambarkan seperti kembang api kecil yang membara hanya dalam sekejap, atau seperti bunga yang berguguran sebelum waktunya. Justru karena sifatnya yang sementara, manusia belajar untuk mencintai lebih dalam, memandang lebih lama, dan menghargai setiap perjumpaan meski suatu saat harus berpisah. Ada pula rasa iri yang lembut terhadap burung yang bisa terbang bebas, sebuah simbol keinginan untuk melepaskan diri dari batasan, tetapi tetap sadar bahwa manusia harus menerima takdirnya.

Angin yang berayun, langit mendung, dan bulan yang nampak samar. Namun di balik semua itu, lagu ini tetap membawa harapan. Ia menyebutkan bahwa hidup suatu saat akan bertemu kembali, meskipun kini harus berpisah dan meskipun nasibnya rapuh. Seperti pelangi yang muncul di ujung musim panas, pertemuan dan harapan baru akan selalu ada.

Jarum jam yang terus berputar, detak jantung yang berdentum seakan melawan sesuatu. Hidup terus berjalan, dan manusia tetap mencoba bertahan di tengah ketidakpastian. Lagu ini mengingatkan bahwa setiap orang lahir dari cinta, dan karena cinta pula mereka kembali kepada keheningan. Suara tangisan pertama seorang bayi menjadi simbol bahwa kehidupan tidak pernah berhenti, ia terus diwariskan, dinyanyikan, dan diteruskan generasi demi generasi.

Lagu ini berbicara tentang keajaiban kecil dalam hidup, tentang rapuhnya waktu, dan tentang cinta yang mempersatukan manusia dari awal hingga akhir. Lagu ini mengajak kita berhenti sejenak, melihat ke sekitar, dan menyadari bahwa apa yang kita miliki hari ini seperti orang yang kita sayangi, mimpi yang kita bagi, dan kehidupan yang kita jalani, sesungguhnya merupakan sebuah keajaiban.

Rincian lagu

Title:
Kiseki no You na Koto (奇跡のようなこと)
Artist:
Mone Kamishiraishi (上白石萌音)
Album:
-
Release:
2025.11.26
Lyricist:
Kiyosaku
Music:
Kazuyo Suzuki
Tie up:
Anime Movie "Peleliu: Guernica of Paradise" Theme Song
Kyokuzora
Kyokuzora Teruslah bernafas~

Posting Komentar